Malam jum’at kliwon. Di kebun belakang rumah termasuk tempat yang angker. Bulan sedang purnama penuh. Ada satu keinginan untuk bersantai di gazebo kebun belakang itu. Aku putuskan untuk membuat secangkir kopi, dan kubawa ke gazebo tersebut. Setelah duduk sesaat, kopi belum ku minum, aku teringat pada pisanggreng di meja makan yang belum terbawa. Bergegas kembali ke dalam rumah untuk mengambilnya. Setelah itu kembali ke kebun belakang.
Bingung dibuatnya sesampainya disana, karena cangkir kopi yang tadinya penuh kini telah kosong. Dengan sgala tanda tanya, kembali aku ke dalam untuk buat kopi baru. Karena pisanggoreng masih ditangan tanpa sengaja ku letakkan di meja. Setelahnya segera bergegas kembali ke gazebo belakang. Kemudian baru aku sadar kalau pisanggoreng masih tertinggal di dapur. Kejadian berulang, saat kembali dari mengambil pisanggoreng yang tertinggal tadi, dan kembali lagi ke gazebo belakang, kopi yang ku tinggal tadi telah habis lagi. Aku menjadi semakin bingung dibuatnya.
Dengan kesal dan penasara, kembali ku buat secangkir kopi. Kali ini aku ingin tahu penyebab kosongnya cangkir kopi yang belum ku minum. Setelah selesai membuat secangkir kopi yang baru, kembali ke gazebo. Kali ini sengaja ku letakkan kopi itu di gazebo dan aku meninggalkannya, bersembunyi untuk mengintainya.
Berselang beberapa waktu, penantianku mendapatkan hasil. Ada bayangan hitam tinggi dan besar mengendap-endap menghampiri gazebo. Tiba-tiba saja bulu kudukku meremang dan aku teringan dengan keangkeran kebun belakangku ini. Bayangan hitam itupun segera menghampiri kopi buatanku dan langsung meminumnya.
Karena kesal, kubernikan diri untuk memergoki bayangan itu, sambil berseru:
“Lagi kopinya?!!!
Bayangan itu tampak kaget, dan menoleh kearahku. Tak jelas wajahnya. Dengan suara parau. Berat dan kasar dia menjawab:
“TENTU ASAL KOPINYA NESCAFE!!!!”
1 comment:
Hantu yang gaul..he..he..he
Post a Comment